← Kembali ke Edukasi
Artikel

Mengurangi Beban TPA Suwung Dimulai dari Dapur Rumah

Oleh Admin DLHK Kabupaten Badung · 20 May 2026

Selama puluhan tahun, sampah Bali Selatan bermuara di satu titik: TPA Suwung. Model ini kini sampai pada batasnya, dan jalan keluarnya justru ada di tempat yang paling dekat — dapur kita.

Masalahnya bukan aturan

Kajian kebijakan menjelang penutupan TPA Suwung menyimpulkan sesuatu yang penting: masalah utama tidak terletak pada peraturan, melainkan pada kepatuhan sosial, konsistensi penegakan, dan kesiapan infrastruktur hilir. Aturannya sudah ada sejak lama — yang belum jalan adalah kebiasaannya.

Organik: separuh masalah, separuh solusi

Data KLHK menunjukkan sampah organik sisa makanan menyumbang porsi terbesar timbulan sampah nasional, dan sekitar 38,2% sampah berasal dari rumah tangga. Sampah organik yang menumpuk di TPA juga menghasilkan gas metana — penyumbang besar emisi gas rumah kaca.

Perhitungan KLHK memberi gambaran skala dampaknya: bila seluruh masyarakat Indonesia mengompos sampah sisa makanan secara mandiri di rumah, sekitar 10,92 juta ton sampah organik tidak terbawa ke TPA, dan emisi dapat ditekan sekitar 6,8 juta ton CO₂ ekuivalen.

Yang bisa dilakukan mulai minggu ini

  1. Kompos sisa dapur. Ember komposter sederhana sudah cukup untuk keluarga kecil.
  2. Setor anorganik ke bank sampah. Botol, kardus, kaleng — semuanya masih bernilai.
  3. Tekan residu. Kurangi kemasan sekali pakai dan multilayer yang tidak dapat didaur ulang.
  4. Laporkan pembuangan liar. Satu laporan mencegah satu titik jadi TPA dadakan.

Arah kebijakan Bali

Menteri Lingkungan Hidup menginstruksikan agar pengelola swakelola tidak lagi mengirim sampah ke TPA dalam kondisi tercampur, dan mendorong agar praktik baik pengelolaan sampah berbasis desa — seperti di Desa Bongkasa Pertiwi dan Darmasaba, Badung — disusun sistematis agar dapat direplikasi ke seluruh desa.

Rujukan

  1. Sistem Informasi Wilayah dan Tata Ruang Bali (2025). Krisis Pengelolaan Sampah di Bali Menjelang Penutupan TPA Suwung 23 Desember 2025. Tautan
  2. KLHK. Gerakan Nasional Compost Day Satu Negeri, Dashboard Pengurangan Sampah. Tautan
  3. Prokompim Kabupaten Badung (2026). Bupati Badung Bersama Gubernur Bali Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung.